AKHLAQ DIATAS ILMU

 Liputan ini dibuat pada tanggal 25-09-2023 pukul 21.00 bertempat di Kodam Brawijaya Surabaya.

Pada suatu hari saya jalan-jalan ke tempat dimana yang tidak asing lagi bagi warga Surabaya ,tempat dimana banyak penjual dari segi makanan, minuman, baju, sepatu, dll. Nama tempatnya yaitu Kodam Brawijaya Surabaya. Memang tempat tersebut setiap harinya diramaikan dari kalangan warga Surabaya sekitarnya , bahkan tidak hanya warga Surabaya , warga Gresik , warga sidoarjo pun turut hadir meramaikan tempat tersebut dari yang mudah hingga yang tua.

setelah saya menelusuri keliling tempat yang ramai itu dari mencoba makanan dan minuman nya . saya menuju ke tempat dimana semua orang kumpul dan makan makanan yang telah mereka beli . saya melihat dari yang berpacaran sampai yang berkeluarga semua turut meramaikan berdatangan ke tempat tersebut . dan saya duduk tepat disamping ibu-ibu yang sedang jualan minuman seperti kopi,minuman dingin dll. tidak lama kemudian saya membuka komunikasi yang dimana adanya.

“ assalamualaikum , Permisi ibu “ sapaan saya dengan nada yang lembut dan senyuman .

“ iya waalaikumsalam mas “ ibu tersebut menjawab dengan nada yang pelan dan kalem.

“ ibu darimana kalo tau ?”

“ ibu dari Surabaya asli mas tepatnya daerah Ngagel . “

“ ohh Ngagel ibu , ibu jualan minuman dari jam berapa bu ?”

“ ibu jualan dari jam 5 sampe jam 10 mas . tuumben sendirian mas ?”

ibu itu juga turut dalam berkomunikasi dan bertanyaa.

“ iya bu lagi pengen sendiri aja hehe tadi habis kuliah langsung mampir kesini hehe”

“ kuliah dimana mas ? semester berapa ?”

“ saya kuliah di Unesa bu semester 1 masih baru hehe “ sambil tertawa lirih dan saling bertatap muka.

Tidak lama dari pembicaraan tersebut ibu itu langsung cerita Panjang kali lebar tentang keluarganya dari anak dan hingga suaminya .

“ anak saya dulu mondok tahfidh qur’an mas selama 6 tahun disalah satu pondok pesantren dipasuruan. Dan suami saya dulu juga pernah mondok sekarang menjadi alumni pondok pesantren terkenal di jawa bahkan Indonesia , pondok itu terdapat makam presiden ke 4 Republik Indonesia. “

“ oiya bu ? keren banget saya juga sama dengan suami ibu dan sayya sekarang menjadi bagian dari alumni pondok pesantren tersebut “ dengan senyum Bahagia yang kita berdua rasakan .

“ loo sama mas hehe “ ibu tersebut Nampak terkejut dengan jawaban saya yang sama dengan suaminya yang menjadi alumni satu pesantren.

Dipesantren tersebut terdapat sebuah organisasi yang hanya boleh diikuti alumni saja , organisasi tersebut yaitu IKAPETE .

“ suami ibu ikut organisasi IKAPETE ?”

“ oh tidak mas karna ibu dan suami kurang suka , sebenarnya ibu dan suuami suka suka aja dengan konsep yang ada . tetapi ada beberapa yang tidak disukai salah satunya politik , organisasi hal tersebut larinya ke partai dan partai bakal larinya ke politik . dari situ saya kurang mas “

Dan saya terdiam dengan jawaban ibu tersebut , saya hanya menjawab dengan tunndukan kepala dan senyum llirih .

“ dan apalagi sekarang Indonesia menuju pemilihan presiden baru , malah makin susah mas dengan adanya pilitik-politik yang ada , sebernarnya dengan presiden Jokowi Indonesia sudah maju dan berkembang tetapi yang ada dibelakang presiden Jokowi itu yan membuat rusak tatanan konsep Indonesia . ibu paham betul mas dengan konsep politik-politik seperti itu ibu dulu juga pernah kerja di mall , di bank juga pernah , bahkan bertahun tahun ibu juga pernah kerja dipemerintahan . jadi ibu sudah paham betul dengan modelan seperti itu.”

Terdiam beberapa menit dan ibu tersebut lanjut denan ceritanya.

“ indoonesia negara hukum tetapi hukuman tersebut tidak diberlakukan di Indonesia sendiri , banyak yang tidak adil dari segi pemerintah dan sebagainya , kita ambil contoh waktu covid-19 banyak yang tergila gila dengan uang hingga nyawa orang bisa ditukarkan dengan uang , itu kemana mas semua orang-orang besar ? kita sebagai rakyat biasa mas biasanya Cuman diam dan berdoa hehe . “

Ibu tersebut bercerita sambil membersikan dan merapikan barang dagangan nya karna waktu juga sudah menunjukkan pukul 21.50 dan pengunjung mulai sepi meninggalkan tempat yang ramai tersebut. Dan saya lanjut bertanya dengan pertanyaan diluar pembahasaan tersebut .

“ ibu habis ini langsung pulang sendiri atau dijemput bu “

“ ibu dijemput mas sama suami hehe “ dengan senyum lirih yang membuat candu wkwk

“ oh yasudah ibu salam ya ke suami ibu hehe “ dengan berjabat tangan layaknya seorang anak dan orangtua , dan tangan saya sebelum dilepas sama ibu tersebut ,ibu tersebut berpsan kepada saya .

“ pesan ibu kelak kamu jadi orang jadilah orang yang jujur mas dengan akhlaq yang tinggi akhlaq yang bagus mas , sekarang zaman sudah tidak seperti zaman waktu ibu remaja , buatlah bangga kedua orangtua kamu mas . tetap menjadi orang baik , orang jujur dimanapun dan dengan siapapun “

Saya terdiam dan saya hanya bisa bilang terimakasih kepada ibu tersebut , ibu yang dulunya berpendidikan tinggi dan keluarga yang berpendidikan tetapi Nasib dan keadaan yang membuat takdir manusia berubah .kesimpulan dari liputan diatas adalah Tetaplah berbuat baik dimanapun dan siapapun dengan menerapkan akhlaq yang mulia dan taruhlah akhlaq tersebut diatas ilmu .

Terimakasih

• NAMA : MUHAMMAD IRFANDI

• NIM : 23041184379 H


Komentar

Postingan populer dari blog ini

DESA SUMENGKO MENJADI TEMPAT PENGRAJIN SHUTTLECOCK PERTAMA DI KABUPATEN NGANJUK

Ketika Media Sosial Menjadi Jalan Pembandingan Tak Sehat bagi Wanita

KIM NAMJOON DAN TUDUHAN ISLAM PHOBIA