KULINER DI ALUN ALUN KOTA NGANJUK

 


Saat ini dunia kuliner semakin menyebar luas, hal ini menjadi kesenangan bagi para pecinta dunia kuliner apalagi di jaman sekarang ini sangatlah banyak jenis jenis makanan yang beragam, mulai dari warna dan bentuknya. Di Alun-Alun Nganjuk ini kita akan menjumpai banyak pedagang kaki lima, tak heran banyak sekali masyakat sekitar yang datang ke Alun-Alun Nganjuk hanyak untuk membeli makanan. Letak dan tempat Alun-Alun Nganjuk juga sangatlah strategis. Kita akan menjumpai makanan mulai dari nasi pecel, bakso, mie ayam, tahu jupe, geprek, berbagai olahan korea, es jumbo, dan masih banyak lagi, tetapi ada salah satu makanan yang menjadi daya tarik unik di alun alun nganjuk yaitu bakso bakar.

Pedagang bakso bakar di Alun-Alun Nganjuk memiliki tempat berjualan di bagian sisi pintu masuk Alun-Alun dan pedagang bakso bakar berjualan berderet tanpa ada jeda untuk pedagang lainnya, sehingga pembeli akan kebingungan akan membeli di pedagang yang mana.

“ Terkadang saya bingung mau membeli bakso bakar di penjual yang mana, akhirnya di setiap kali saya ke Alun-Alun Nganjuk saya akan mencoba bakso bakar di penjual berbeda beda supaya saya tau mana rasa yang saya sukai”Kata seorang masyarakat Nganjuk.

Tak heran bakso bakar di nganjuk akan menjadi salah satu makanan yang unik. Di setiap gerobak penjual bakso bakar terdapat tulisan yang membedakan penjual satu dengan penjual lainnya. Ada bakso bakar Restu, Bakso bakar Anti galau dan masih banyak lagi.

“ Pak Apakah pemilik bakso bakar disini satu pemilik, tetapi memang dibuat tulisan berbeda di setiap gerobak akar mengecoh pembeli?”

“ Pemilik dari gerobak bakso bakar ini juga berbeda beda, jadi kita disini ada yang bekerja di orang, ada yang gerobak milik pribadai “ kata salah satu penjual bakso bakar

Bakso bakar ini juga memiliki harga yang relatif murah yaitu Rp.1000 per tusuk. Jika berada di Alun-Alun Nganjuk jangan lewatkan untuk mencicipi kuliner bakso bakar ini.

NAMA : Aprilia Putri Mahardika

NIM : 23041184368

KELAS : 2023H


Komentar

Postingan populer dari blog ini

DESA SUMENGKO MENJADI TEMPAT PENGRAJIN SHUTTLECOCK PERTAMA DI KABUPATEN NGANJUK

Ketika Media Sosial Menjadi Jalan Pembandingan Tak Sehat bagi Wanita

KIM NAMJOON DAN TUDUHAN ISLAM PHOBIA