BEKERJA UNTUK MEMBANTU
Di tengah-tengah teriknya matahari di Kawasan sidoarjo, seorang pria paruh baya dengan berseragam celana coklat, topi abu-abu, kemeja putih yqng dibalut rompi petugas polisi sibuk dengan memerintahkan mengatur parkiran di salah satu minimarket setempat. Nampak wajah yang begitu menyapa para pengendara kendaraan bermotor maupun menggunakn mobil yang ingin parkir dilahan parkirnya.
Pria kelahiran 40 tahun silam tersebut Bernama lengkap Muhammad Sholeh tahunh, merupakan ayah dari tiga anak hasil pernikahan dengan istrinya yang Bernama Handayani. Menurutnya, ia menjabat sebagai tukang parkir di minimarket tersebut sekitar 5 tahun yang lalu, setelah memiliki anak ke dua. “Tugas saya disini tidak hanya memarkirkan kendaraan dan mengawasinya, kadang saya juga membantu warga perumahan samping ini buat nyebrang jalan.” Ucapnya sambal tersenyum.
Keramaian minimarket juga mempengaruhi pendapatan pak jamal dikarenakan jumlah pengunjung yang parkirr. Menurut Pak sholeh, per harinya beliau memperoleh penghasilan sekitar 20 hingga 40 ribu ruiah, cukup tidaknya penghasilan tersebut beliau tetap menerima dengan lapang dada.” Setiap hari paling saya dapat 20 ribu kalau lagi sepi, kalau lagi rame apalagi deket musim acara bisa sampai 60 ribu, berapapun hasilnya alhamdulillah dinikmati dan diterima dengan Ikhlas.” Sambal menunjukkan rompi yang ia kenakan. Dengan menggunakan rompi tersebut pak sholeh mengaku lebih bersemangat dalam menjalankan profesi tersebut. Baginya itu sebuah tanda bahwa pekerjaan yang ia geluti selama ini telah berjasa bagi orang lain dan telah diakui oleh instansi kepolisian.
Di era sekarang persaingan daya tinggi, Pak Sholeh tidak memiliki pilihan pekerjaan lain. Pendidikan terakhirnya yang tidak sampai tamat sekolah dasar membuat sulit mencari pekerjaa. Walau dengan penghasilan pas-pasan ia tetap bertahan dalam pekerjaannya. Tak terbayangkan olehnya jika harus kehilangan pekerjaan yang telah bertahun-tahun ia geluti. Karena pekerjaannya ini Pak Sholeh lebih dikenal warga.
Selain peduli akan kondisi jalanan, pak Sholeh juga begitu peduli terhadap keluarganya. Setiap ia pulang, pak jamal selalu memberikan penghasilannya kepada istrinya. Selanjutya ia mendekati anaknya yang semua masih duduk dibangku sekolah. Pak Sholeh membagi-bagi pula penghasilannya kepada seluruh anaknya secara merata. Jasa seorang tukang parkir sepertinya memang tidak akan pernah dianggap besar oleh orang lain. Namun demikian semua yang dilakukan atas dasar Ikhlas dan bermanfaat bagi orang lain.
NAMA: ANA WULAN SARI
NIM:23041184357
Komentar
Posting Komentar