Baliho Capres di Sepanjang Jalan Sidoarjo Merusak Estetika Wilayah Setempat

 


Menjelang pilpres 2024 disepanjang jalan sidoarjo sudah berterbangan baliho dan spanduk kampanye para capres dan caleg untuk berlomba-lomba menjaring suara masyarakat. Pemasangan baliho ini sangat meresahkan karena tidak memperhatikan estetika di setiap jalan dan sudut sudut jalan kota surabaya.

Salah satu baliho berukuran besar di Jl. Raya Ngaresrejo , Kec. Krian, Kabupaten Sidoarjo, Jawa timur terdapat baliho yang berisi foto bakal calon presiden Prabowo Subianto dan bakal calon wakil presiden Gibran. Banyak sekali warga-warga sekitar yang mengeluhkan akan baliho-baliho tersebut karena mengganggu keindahan di pinggir jalan dengan ukuran yang besar.

“menurut saya baliho ini sangat meresahkan, apalagi yang terpasang di sudut perempatan menjadikan jalan ini tidak indah lagi.” ujar beni salah satu pengendara motor yang melintas di Jl. Raya Ngaresrejo, Rabu (1/11/2023).

Pemasangan baliho-baliho harus di atur dengan baik agar tidak merusak keindahan alam, pemasangan baliho di pinggir jalan,tiang listrik, trotoar, rambu lalu lintas, perempatan jalan, pohon itu merupakan contoh pemasangan yang sangat kurang baik apalagi pemasangan di pohon karena dapat merusak pohon tersebut dan bisa di tibdak oleh pihak yang berwenang.

“ meskipun pemasangan baliho ini berjumlah banyak, tidak dapat dipungkiri bahwa hal ini juga dapat membantu beberapa warga untuk mengetahui isu politik yang kini sedang beredar menjelang pemilu tahun 2024 mendatang “ papar tina, Rabu (1/11/2023).

Maraknya pemasangan bailho pemilihan capres dan caleg untuk tahun 2024 mendatang menimbulkan banyak persepsi berbeda tiap individu. Sebagian mengatakan bahwa pemasangan ini memudahkan para warga mengetahui calon-calon politik yang akan memimpin Indonesia beberapa tahun mendatang. Namun, hal ini juga menimbulkan persepsi negatif pada beberapa warga yang berpendapat bahwa hal ini merusak wilayah-wilayah yang dipasangi baliho ini.

Warga sekitar yang mengeluhkam pemasangan ini berharap agar pemerintah setempat dapat memberikan lahan kosong untuk para calon badan legislatif untuk memasang baliho pemilu mereka di lahan tersebut agar tidaqk mengganggu pemandangan warga dan tidak merusak lingkungan sekitar.

Aprilia Putri M_23041184368


Komentar

Postingan populer dari blog ini

DESA SUMENGKO MENJADI TEMPAT PENGRAJIN SHUTTLECOCK PERTAMA DI KABUPATEN NGANJUK

Ketika Media Sosial Menjadi Jalan Pembandingan Tak Sehat bagi Wanita

KIM NAMJOON DAN TUDUHAN ISLAM PHOBIA