PERSEPSI WARGA SURABAYA TENTANG ADANYA BALIHO CAPRES DAN CALEG 2023

 


Pemilihan Capres (Calon Presiden) dan Caleg (Calon Legislatif) adalah proses politik yang dilakukan dalam konteks pemilihan umum di banyak negara, termasuk Indonesia. Proses ini melibatkan berbagai tahapan, seperti pencalonan, kampanye, pemilihan, dan penghitungan suara. Capres adalah calon presiden, sedangkan caleg adalah calon anggota legislatif (DPR, DPD, DPRD) dalam pemilihan umum.

Biasanya, partai politik atau kelompok calon menyarankan Capres dan Caleg mereka untuk dijadikan contoh dalam pemilihan umum. Pemilih kemudian memberikan suara mereka untuk memilih Capres atau Caleg yang mereka dukung.

Penting untuk memahami proses pemilihan, mempelajari program dan visi-misi calon, dan berpartisipasi dalam proses demokratis ini dengan memberikan suara sesuai dengan keyakinan dan nilai-nilai Anda.

Tentu saja, saya sebagai warga Indonesia berhak bersuara dalam pemilihan Capres dan Caleg. Pemilihan presiden seringkali merupakan momen penting dalam demokrasi suatu negara, di mana warga memilih pemimpin yang mereka percayai akan mewakili nilai-nilai dan kepentingan mereka. Hasilnya sangat penting untuk arah dan kebijakan negara dalam beberapa tahun mendatang. Saya mendorong semua warga negara untuk berpartisipasi aktif dalam pemilihan presiden dan berpikir secara kritis sebelum memberikan suara mereka.

Banyak yang kita ketahui sekarang dimana mana sudah terpasang Baliho, Spanduk, dan sebagainya. Kita tidak tahu apa pendapat orang sekitar dengan adanya Baliho/Spanduk yang sudah terpasang. Mungkin mereka senang karena mendapatkan informasi tentang adanya pemilihan Capres dan Caleg atau dengan sebaliknya justru mereka risih denngan adanya Baliho/Spanduk yang terpasang ?.

Ibu Ratna (35) warga sekitar mengutarahkan pendapat tentang Baliho/Spanduk yang banyak terpasang didaerahnya “ bagi saya dengan adanya Baliho Capres cukup memberikan informasi bahwa sebentar lagi akan ada pemilihan Capres dan Caleg dan kita khususnya bagi saya sendiri dapat mengetahui siapa saja yang mencalonkan sebagai Capres dan Caleg ‘’. Itu pendapat Ibu Ratna (35) .

Dan sebaliknya dengan Ibu Siti (44) juga warga sekitar yang mengutarahkan pendapatnya tentang adanya Baliho/Spanduk ” menurut saya ya mas Baliho ini terlalu besar dan banyak warga yang mengeluh dengan adanya Baliho ini, memang dengan adanya Baliho/Spanduk kita semua mendapatkan informasi tetapi dilihat dulu jalan raya dan ukuran Baliho ini apakah pas ? gitu mas hehe “. Itu menurut pendapat Ibu Siti (44) . yang sangat berbeda jauh dengan Ibu Ratna tadi .

Jadi bisa kita simpulkan bahwa dengan adanya Baliho/Spanduk cukup memebrikan kita informasi bahwa tahun ini aka nada pemilihan Capres dan Caleg tetapi disisi lain meeka juga harus mengetahui Baliho/Spanduk tersebut akan dipasang dimana dan dengan ukuran berapa .

NAMA : MUHAMMAD IRFANDI

NIM : 23041184379


Komentar

Postingan populer dari blog ini

DESA SUMENGKO MENJADI TEMPAT PENGRAJIN SHUTTLECOCK PERTAMA DI KABUPATEN NGANJUK

Ketika Media Sosial Menjadi Jalan Pembandingan Tak Sehat bagi Wanita

KIM NAMJOON DAN TUDUHAN ISLAM PHOBIA